Di bawah ini beberapa “perbandingan” antara kota BANDUNG dan BANJAR (Kalimantan Selatan). Tentu saja ini hanya berdasarkan pengamatan dan analisis dangkal saya yang baru sekian bulan tinggal di BANDUNG (sedangkan di BANJAR cukup lama, bertahun-tahun). Bagi yang mengenal kedua kota ini, boleh bersepakat juga boleh tidak. Boleh “meralat” juga boleh menambahkan. Silakan…
BANDUNG: Setiap sekira 2 kilometer terdapat mini market (bisa alfamart, indomaret, superindo, borma, yomart, griya, atau circel K yang buka 24 jam).
BANJAR: Setiap sekira 2 kilometer terdapat langgar (surau) atau masjid.
BANDUNG: 2 dari 3 wanitanya, cantik.
BANJAR: No Comment. (tergantung selera…)
BANDUNG: 1 dari 7 wanitanya, merokok.
BANJAR: 1 dari 20 (barangkali).
BANDUNG: Nasi bungkus (daun pisang) Rp2000 tanpa lauk.
BANJAR: Tambah Rp 50 (= Rp2500) nasi bungkus (daun pisang) pakai lauk telor, ayam, atau haruan (ikan gabus)
BANDUNG: Sebagian besar jalan diteduhi pohon-pohon tua nan rimbun.
BANJAR: Sebagian besar jalan diteduhi “pohon-pohon” baliho.
BANDUNG: Siang malam udaranya dingin.
BANJAR: Siang malam tetap panas.
BANDUNG: Seperti halnya wilayah Jabar lainnya, termasuk rawan gempa.
BANJAR: Seperti halnya wilayah Kalimantan lainnya, rawan banjir.
BANDUNG: Tarif angkot berdasarkan jauh dekat jarak (Rp1000- Rp6000).
BANJAR: Tarif angkot jauh dekat sama
BANDUNG: Jarang terjadi antrean panjang di pom bensin (tak banyak penjual bensin eceran).
BANJAR: Sering terjadi antrean panjang di pom bensin (penjual bensin eceran hampir setiap 10 meter)
BANDUNG: Banyak terdapat pemain teater.
BANJAR: Banyak terdapat penyair.
BANDUNG: Pameran lukisan hampir tiap pekan (sama seringnya dengan konser musik).
BANJAR: Pameran lukisan kadang-kadang (setahun sekali mungkin hanya “kewajiban”).
BANDUNG: Diskon/Bazaar buku hampir tiap bulan.
BANJAR: Setahun sekali sudah bagus.
BANDUNG: Kaset cd film (di gramedia) jarang diskon.
BANJAR: Di gramedia jalan veteran justru diskonnya besar dan cukup lama.
BANDUNG: Jenis kulinernya beraneka ragam.
BANJAR: Idem.
BANDUNG: Satu gelas teh (biasanya pakai teh celup) Rp 1000
BANJAR: Satu gelas (biasanya teh saringan) Rp 1000 juga.
BANDUNG: Satu gelas kopi hitam (biasanya kopi sachet) Rp 1500.
BANJAR: Satu gelas kopi hitam (biasanya bukan kopi sachet) Rp 1500 juga.
Oke, ada yang mau menambahkan…?


Kata Mereka