cerita-cerita mini

Februari 4, 2009

Ayah

Seseorang tiba-tiba mengetuk kamar kosku malam-malam. Dia membawa kabar, bahwa ayahku wafat. Tergesa-gesa aku berangkat menggunakan sepeda motor. Tiba di rumah orang tuaku, ibu dan sanak keluargaku terlihat sedih dan seolah-olah tak tahu kehadiranku. Sementara ayah masih bersandar di ranjangnya, wajahnya bersih dan terlihat baik-baik saja. “Kenapa baru datang? Tinggal kamu yang ayah tunggu sejak tadi,” kata ayah pelan, tersenyum. Belum sempat aku menjawab, tiba-tiba seseorang masuk ke kamar dan mengabarkan kepada orang-orang bahwa aku mengalami kecelakaan di perjalanan.[]

Pertemuan

Perempuan yang pernah kupacari sepuluh tahun lalu, kini duduk di hadapanku di sebuah kafe di suatu senja. Rasanya berabad-abad kami tidak pernah bertemu. Dia telah bersuami dan aku beristri. Terlalu banyak cerita yang hendak kubagi, barangkali juga ia. Hingga senja melindap, kami hanya berbagi senyum dan saling tatap. Ketika suami dan anaknya menyeberang jalan menuju kafe, ia pamit. Dari balik kaca, kupandangi mereka bertiga yang tampak bahagia. []

Pelacur

Ketika pelacur itu masuk ke kamar hotelnya, dia masih melupakan istrinya. Ketika pelacur itu mulai membuka baju, ia masih melupakan istrinya. Ketika pelacur itu mulai mencumbunya, ia masih melupakan istrinya. Ketika mereka berdua terbaring kelelahan, baru ia ingat istrinya. Maafkan aku, bisiknya.[]

Surat

Suatu sore, tukang pos menyerahkan sebuah surat yang sangat lusuh kepadaku. Pengirim dan alamatnya sudah tak terbaca, barangkali terkena panas dan hujan.  Hanya namaku saja yang samar.  Di atas kertas surat itu tertulis:  Undangan dari Masa Depan, tahun 2500. Kupikir, pantas saja suratnya begini.[]

26 Tanggapan ke “cerita-cerita mini”

  1. randualamsyah Berkata

    Cerita ringkas dengan penjelajahan imajinasi yang luas dan keras. Dimana beguru ?

  2. yulianbjm Berkata

    wow… cerita mini, singkat, padat, jelas, dan berisi….
    heeemmm… nice post…

  3. ManusiaSuper Berkata

    DAHSYAT!!! Saya masukkan del.ico.us saya Pak…!

    Imajinasi, susunan kata, dan hasilnya bagi pembaca.. luar biasa!

  4. HE. Benyamine Berkata

    Ass.

    Cerita-cerita mini yang menarik … keren untuk AYAH dan SURAT. Masih adakan … ????

  5. hajriansyah Berkata

    menarik, wal ai, jauh lebih menarik dari rencana novel ente (hehehe). dijadikan bukukah kena?
    khusus cerita pelacur, itu kisah pribadi kah atau dari cerita kawan? hehehe

  6. syafwan Berkata

    Dalem, kokoh, mengejutkan…… mantap

  7. taufik79 Berkata

    Hheemmm… *manggut2*

    Siapa bilang menjalin kata-kata indah dan menghasilkan karya yang bagus harus dengan bahasa rumit dan topik yang serba berat?

    Biarkan imajinasi bermain dan perhatikan apa-apa yang mungkin terkesan sepele di sekitar kita.

    Hheemmm… ya ya ya *manggut2 lg*

  8. sandi Berkata

    @randu:
    terlalu banyak guru untuk aku sebutkan.., barangkali termasuk ente. :)

    @yulian
    terima kasih, semoga aku tak seperti balon, hehe…

    @manusiasuper
    ah, kau fadil, pakai sebut bapak pula.. :)

    @HEbenyamine
    tenang.., masih ada stok (kayak sembako aja, hehe..)

    @hajri
    bila cerita mini aja menarik, novelnya pasti jauh lebih menarik, hehee…
    untuk kisah pelacur, bagi yang merasa, iya to…hehee..
    ente merasakah, wal.. hahaa…

    @syafwan
    hhmm.. kayak komen di sampul kaset film, hehe…

    @taufik
    saya pun manggut2 baca komen pian, pak… :)

  9. atta Berkata

    Yak, bagus semua -khas almarhum Pak Tino Sidin-

    Tapi ini benar bagus semua memang :)


  10. Walah … gaya baru nich ye. Selamat

  11. sandyagustin Berkata

    mas minta tanda tangannya, boleh?

  12. Zian Berkata

    Zaman skrng ini smuanya diperkecil, tak terkcuali cerpen. Heran.

  13. hajriansyah Berkata

    “novelnya pasti jauh lebih menarik..”
    ayo buktikan! minimal postingkanlah (cuplikannya) hehehe

  14. benkyongeblog Berkata

    wowwwwww ruaaarrrrr biasaaa…. mantap.

  15. sandyagustin Berkata

    saya menunggu kelanjutan yang novel “surat” aja mas, sambil berharap-harap waktu akan berjalan mundur.

  16. sandi Berkata

    @atta
    mirip sketsanya pak tino sidin, ya, ta?

    @pak ersis
    cuma belajar, bos

    @agustin
    ya, ntar, ya. insya allah kalo jadi, ada rencana ke pangkalanbun, diundang balai bahasa kalteng, ngasih materi penulisan kreatif buat siswa sma.

    @hajri:
    hehee… maksa.

    @bengkyong
    .. cerminnya ya, bukan yg lain, kan? :)

    @agustin
    cerita “surat” sampai situ aja. selanjutnya, terserah anda…

  17. randualamsyah Berkata

    Posting hanyar pang, wal…

  18. hajriansyah Berkata

    tambah berapa halaman lagi, wal, r-novnya?
    pokonya jangan kalah lawan cermin ni..

  19. hajriansyah Berkata

    e wal, taufik dan EWA besasahan tu (novelnya), ente kada hdk menggas kah?

  20. syaiful Berkata

    kunjungan perdana. dari SMP Nurul Falah Pekanbaru. mohon dikomentar ya

  21. kie2 Berkata

    keren bgt ceritanya… sedikit tapi berisi … salam kenal

  22. farah Berkata

    Keren pak! aku suka Ayah
    jadi inget pernah baca buku kumpulan flash fiction terbitan GPU.. Ayo diterbitkan!

  23. hajriansyah Berkata

    nah… terbitkan, lo–jar

  24. anto88 Berkata

    jika komentar2 yang banyak dan antsias ini diterbitkan, bisa jadi kita tidak akan kehilangan 1 halaman sastra bos….turut berduka..

  25. sandi Berkata

    @randu
    ya,.ya..

    @hajri
    tenang wal…

    @syaiful
    ok, pak

    @kie2
    trims. yeah, lagi berhemat kata2 :)

    @farah
    ya, nih, lagi nunggu penerbit yang mau nerbitkan, farah :)

    @anto
    … argumentasi apapun tak mempan, nto, andaipun mulut sampai berbusa.


Tinggalkan Balasan