Nenek dan Daun Gugur
… Sahibul hikayat, ada seorang nenek yang kerjanya setiap menjelang magrib memunguti daun-daun sawo yang gugur di halaman musala dekat rumahnya. Bertahun-tahun sudah ia melakukannya. Sampai kemudian, seorang pemuda alim menjadi tetangganya. Demi melihat seorang nenek memungut daun-daun menjelang magrib, pemuda alim merasa tak tega dan membersihkan daun-daun itu sebelum sang nenek [...]
Archive for Mei, 2009
Cermin #5
Mei 24, 2009Surat Terbuka untuk Sastrawan Kalsel
Mei 10, 2009Kepada semuanya…
Postingan “Untuk Sastrawan Kalsel” (di bawah) mungkin membingungkan bagi sebagian kawan-kawan. Tapi bila Anda pembaca setia Cakrawala (sastra dan budaya) Radar Banjarmasin pada hari Minggu, maka Anda akan mengerti.
Pada hari Minggu ini (10 Mei 2009), cukup banyak kawan sastrawan berkirim SMS mempertanyakan: “Mengapa? Mengapa?”. Setiap mendapat pertanyaan itu, saya hanya termangu (dalam waktu cukup [...]
Untuk Sastrawan Kalsel
Mei 9, 2009“….Maafkan aku, kawan-kawan…”
(Hari Berkabung Cakrawala, 10 mei 2009)
cermin #4
Mei 4, 2009Pembunuhan
Kejadiannya begitu cepat. Setelah menghunjamkan pisaunya, lelaki itu berlari menerabas gelapnya lorong pasar. Sampai di gang kecil ujung pasar, diketuknya sebuah rumah dengan tergesa-gesa. Ketika pintu sedikit terbuka, “Aku telah membunuhnya,” ucap lelaki itu dengan sedikit gemetar. “Bagus. Tenang, sekarang cuci dulu pakaian dan tubuhmu yang penuh darah,” suara perempuan menyahut. Ketika pintu dibuka lebar, [...]

Kata Mereka