Salju dan Idul Adha

Berhubung musim salju, tampilan blog saya ubah agar guguran butiran salju bisa terlihat. Setelah musim salju berlalu, blog saya akan kembali ke tampilan favorite saya semula.  Semoga pembaca senang dengan tampilan baru nan sementara ini….

Dan Idul Adha 10 Zulhijah 1429 H pun telah tiba. Izinkan saya memohon ampun maaf handaitolan semua, bila kiranya dalam pergaulan dan ucapan ada salah yang menyinggung perasaan.

saya tunggu UNDANGAN barbeque kambing

 

tabik (menunduk, tangan kiri ke dada, tangan kanan terbuka)

Iklan

24 pemikiran pada “Salju dan Idul Adha

  1. Ass.
    Selamat Idul Adha … semangat berkurban.

    Musim saljunya (blog) agak terlihat gelap, emang butiran salju cukup jelas terlihat bergerak, numpuknya dimana ya .. Bisa ngalahin yang di perumahan citra Banjarmasin!

    Wass

  2. Idul Adha disana musim salju ya? waduh, gimana acara potong hewan kurbannya ya? pasti seru karena bersalju…Shalat id nya juga pasti rame karena sambil menahan dinginnya udara musim salju…
    Yap, moga bersama hari yang mulia ini dosa-dosa kita dihapuskan seperti bergugurannya salju di sini…Amin.

  3. Ya ALLAH jadikan pemilik blog ini manusia manusia pilihanMU yang berkeyakinan bahwa bumiMU yang terhampar luas adalah masjid baginya, kantornya adalah musholahnya, meja kerjanya adalah sajadah,

    Kemudian fungsikan setiap tatapan matanya penuh rahmat dan kasih sayang sebagai refleksi dari penglihatanMU, jadikan pikirannya husnuzhan, tarikan napasnya tasbih, gerak hatinya sebagai doa, bicaranya bernilai dakwah, diamnya full zikir, gerak tangannya berbuat sedekah, langkah kakinya jihad fi sabillillah.

    Selamat hari raya IDUL ADHA …

    RINDU a.k.a ADE

  4. @pakacil:
    “Sebelum saya bungkuskan, saya sempat berpikir; ini salju atau ketombe ya…, hehee.” 🙂

    @domba garut
    “mas, di afrika barat lagi musim salju juga?”

    @dillah
    “di rambut juga ada salju…” 🙂

    @ HE Benyamine
    “sekadar info pak, Rabu 10 Desember ada bedah buku komunitas kilang batu karaha di Book Cafe. datang, pak.. Saya moderatornya lho, hehe..”

    @syam ideris
    “…semoga dosa kita diampuni seperti salju berguguran — metafora yang indah.”

    @soulharmony
    “no comment” 🙂

    @galuhmanulis
    “met idul adha juga… terus menulis ya…”

    @sandi
    “ya, template ini hanya sementara, sampai musim salju berlalu.”

    @randualamsah
    “hahaa… saya di luar, pak. tak betah di dalam.”

    @yulian
    “hehee… saya sebenarnya paling gak suka dingin, bang.”

    @Rindu
    “Subhanallah… saya tadi baru saja berkunjung ke blog Rindu, sayang sekali karena blog itu telah menjadi “Pusara Hikmah”. Padahal, mestinya Rindu tetap bisa “berdakwah” lewat blog itu. Saya yakin, telah banyak orang yang tercerah jiwanya setelah mengunjungi blog Rindu…
    Kepada kawan2, saya menyarankan berkunjunglah ke blog Rindu. Percayalah, kata-katanya seindah parasnya…”

  5. sempat nga ngerti, ada apa dengan salju? *kebiasaan online di hape* setelah buka di kompi ternyata memang sejuk banget
    G..e…errrrrrrrrrrrrr

  6. Wah dingin juga ternyata………!!!!
    Biar telat, mao ngucapin met Idul Adha Juga niehhh
    Mohon maaf lahir bathin dan ditunggu kunjungan baliknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s